K-Liquid Chlorophyll 100% Alami dan Aman

Ada pertanyaan mengenai kemurnian K-Liquid Chlorophyll, apakah di campur bahan kimia atau alami ? apalagi dengan adanya kesalahan cetak pada penjelasan komposisi K-Liquid Chlorophyll yang menyertakan acetone, suatu senyawa kimia, yang biasa di gunakan untuk pewarna kuku (cutex). Pertanyaan – pertanyaan lain yang bernada meragukan kemurnian K-Liquid Chlorophyll, seperti kenapa mengendap bila di biarkan ? kenapa harus di kocok dulu ? kenapa meninggalkan warna yang menempel di gelas ? dlsb, membutuhkan penjelasan dan jawabannya.

Berikut saya kutipkan penjelasan dari orang – orang yang kompeten di bidangya.

a. Mengapa Chlorophyll Mengendap?
seperti kebanyakan herbal lainnya, chlorophyll juga agak sukar larut dalam air, makanya dalam penandaan badan POM mewajibkan kocok dahulu.Apakah hal ini berbahaya? tentu saja tidak ! untuk mudahnya begini, struktur kimia chlorophyll serupa dengan struktur kimia HB dalam darah. coba diam kan darah selama 1 jam saja, pasti sudah mengendap, makanya pada kantung darah PMI di tambahkan Koagulan, supaya darah tidak mengendap dan tetap bercampur dengan serum, nah kalau ada chlorophyll tidak mengendap, saya justru jadi bertanya tanya, apa kandungan utamanya, atau malah mungkin di tambahkan zat pensuspensi, agar tidak mengendap, atau mungkin bukan chlorophyll sama sekali .K-Liquid Chlorophyll, murni dari alam, tidak ada penambahan zat kimiawi sama sekali.

Septi Sawandi Putra, S.Farm., Apt.
Product Executive PT. K-LINK INDONESIA

b. Mengapa Chlorophyll Meninggalkan Bekas Hijau yang Menempel di Dinding dalam Gelas ?

Chlorophyll mengandung pigmen warna alami dari chlorophylinnya. jadi mungkin saja pigmen warna alami itu menempel di pinggir bekas minuman terutama kalau minuman itu tidak diaduk, tetapi pigmen warna tersebut tidak berbahaya, karena itu merupakan pigmen warna alami yg dikeluarkan oleh tumbuhan tsb, seperti misalnya pada kunyit dan daun suji, jadi tidak akan berbahaya bagi tubuh kita,

(Gadis Fika, Executive Product K-Link Indonesia)

c. Apakah K-Liquid Chlorophyll mengandung Acetone? Buktinya Berbusa bila di Kocok ?

sebenarnya bukan aceton yg membuat busa, melainkan saponin. saponin bersama dengan alkanoid, flavonoid, glikosida, minyak atsiri, tanin, adalah metabolit sekunder yang selalu ada pada tanaman. K-Liquid Chlorophyll sudah mendapatkan nomor dari badan POM. sehingga telah dinyatakan aman. saya berani bertaruh jika dalam chlorophyll tidak mengandung Aceton sama sekali. silahkan bawa K-Liquid chlorophyll ke badan pengujian yg telah terakreditasi seperti SUCOFINDO, Badan POM, atau PPM UI.

Septi Sawandi Putra, S.Farm., Apt.
Product Executive PT. K-LINK INDONESIA

K-Liquid Chlorophyll selain sudah lulus POM, juga sudah bersertifikat halal. Selain itu, produk –produk K-LINK, termasuk K-Liquid Chlorophyll, memiliki garansi. Sehingga aman untuk di konsumsi dan di distribusikan.



K-Link sebuah Kendaraan meraih kesuksesan

Kenapa HARUS K-LINK :

1. Product kesehatan yang unik , bukan dari kimia sintetik tapi dari bahan alami , kemudian fungsinya bukan sebagai suplemen saja tapi berfungsi mengobati ….. group saya punya pengalaman langsung dan membuktikan dengan produk ini , Tetangga upline saya yang sakit stroke berat tidak bisa jalan dan menghabiskan banya biaya untuk berobat , alhamdulillah kesehatannya sudah berangsur2 pulih dengan ditandai sekarang bisa berjalan dengan menggunakan produk ini dan dapat meminimalis biaya pengobatan ……

K-Link mengadopsi konsep produk kesehatan dari WHO yaitu :

(C). cleansing ,( B). Balancing , (A). Activiting .

produk K-link direkomendasikan oleh dokter , dan bersertifikasi Internasional .K-Link juga mempunyai sekolah khusus yang menjelaskan ttg product2nya yang disebut dengan product talk .Ini menunjukan adanya keseriusan dan sosialisai yang bagus bagi penggunannya

2. Perusahaanya dan Managemenya :
PT K-link sdh ada di 60 lebih negara termasuk di saudi arabia yang sangat ketat dalam penyeleksian termasuk halal dan haram ttg bisnis dan produk .
Dipimpin oleh orang2 yang sudah berpengalaman dibidang MLM lebih dari 25thn Banyak penghargaan internasional yg telah didapatkan PT K-Link (bisa diakses di www.k-link.co.id)

3. Plannya :Marketing plan nya ada 2 yaitu ( Marketing plan A , PLan B ) sehingga kita bekerja di 1 tempat dan mendapatkan 2 income ….. perhitungannya sanyat transparan sekali sehingga jika kita melihat statment bonus ( slip gaji ) kita melihat sangat rinci dan detail .kemudian perhitungan BV ( bisnis value kita dapatkan dalam satuan Ringgit malaysia bukan dalam rupiah , dimana 1 BV = 1 Ringit malaysia = Rp 2300dalam marketingnya dimana diperlihatkan downline tidak memberikan keuntungan ke UPLINe krn dalam perhit bonus siapa yang lebih bekerja keras maka dialah pantas mendapatkan bonus yang lebih tinggi ….. tidak perduli itu dia sebagai downline ataupun upline

4. K-system …. K-link mempunyai K-system yaitu satu system yang digunakan untuk K-link diseluruh dunia ……. K-syetem adalah sekolahnya K-link yang Kurikulumnya adalah kurikulum suksess , disini kita belajar dari orang2 yang sudah berhasil di K-link….seperti kita ketahui untuk melakukan sesuatu kita perlu mengetahui ilmunya dan harus belajar , maka dibisnis ini kita untuk suksess wajib belajar …. krn kesuksessan ditentukan 80% dari sikap yang dibentuk dari hasil belajar dan 20% teknik …..

5. Place Klink ada diseluruh indonesia bahkan dunia (available stokis dan mobile stokis yg siap membantu) dan kita diberikan info klink yang didalamnya berisi jadwal dari sekolah2 klink diseluruh indonesia , jadi meski kita ada di Karawang dan kita bisa mempunyai bisnis sampai diseluruh indonesia

6. UNITY is Power ..Kebersamaan yang sangat diutamakan maka disisni disebutka 1VISION, 1 MISION.Azas bisnisnya bahwa jika kita ingin suksess maka kita harus membantu downline kita samapai garis finis yaitu sampai Crown ambasador ( pasif income ) Sukses untuk Kita semua

dirangkum oleh : SRIYADI,S.T.

member ID: IDJKID045399


Kesehatan menurut World Health Organization (WHO)

Kesehatan menurut World Health Organization (WHO), yaitu :

“Kesehatan Adalah suatu kondisi Sejahtera Jasmani Rohani serta Sosial Ekonomi”

Saat ini ada perusahaan internasional yang berasal dari Malaysia yang sudah sukses menjalankan konsep kesehatan pada produk yang mereka pasarkan. Perusahaan itu bernama K-Link International Sdn.Bhd yang saat tulisan ini saya tulis sudah berdiri sekitar 7 tahun dan memiliki jaringan global di lebih dari 62 negara di dunia, dan yang lebih hebatnya lagi K-Link Indonesia , sudah memiliki cabang di 27 propinsi di Indonesia, hampir di seluruh kabupaten dan juga kecamatan.

Perkembangan K-Link sangat pesat dikarenakan konsep kesehatan “CBA” , dimana konsep kesehatan ini telah diakui oleh dunia kesehatan. yaitu :

C - Cleansing, proses membersihkan toksin yang telah menumpuk di dalam tubuh selama bertahun-tahun.

B - Balancing, mensuplai nutrisi yang seimbang dalam tubuh.

A - Activating, mengaktifkan sel tubuh untuk mengoptimalkan penyerapan nutrisi dalam tubuh.

Kita mengetahui bahwa banyak sekali faktor yang mempengaruhi kesehatan manusia , bahkan ada sebuah statistik dari WHO yang menggambarkan bahwa di dunia hanya 15% orang yang benar-benar sakit dan harus dirawat di rumah sakit, 15% lagi adalah orang yang benar-benar sehat, dan 60% selebihnya adalah orang yang sehat tetapi gampang terserang penyakit, yaitu contohnya seperti saya dan anda yang mudah terkena flu, masuk angin, pusing dan lain sebagainya.

Kesehatan manusia dipengaruhi oleh 6 faktor yaitu :

1. Udara
2. Air
3. Makanan dan Minuman
4. Keseimbangan Emosi
5. Olahraga Teratur
6. Istirahat Cukup

Apabila ke enam faktor tersebut terganggu atau bermasalah maka otomatis kesehatan kita juga akan terganggu , mau atau tidak mau, sadar atau tidak kita hidup dizaman penuh polusi dari zat kimia baik itu air, udara maupun makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari. Untuk itu K-Link international Sdn, Bhd atau untuk yang di Indonesia PT. K-Link Nusantara hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu mengatasi masalah kesehatan anda dan keluarga.

K-Link memiliki dewan direksi dan team yang berpengalaman dan mempunyai visi serta semangat untuk memberi.

Selain itu K-Link juga memperoleh sertifikasi resmi dan penghargaan baik itu nasional dan internasional yaitu :

1. Ijin Usaha Penjualan Berjenjang (IUPB) dari Direktorat Jendral Perdagangan Dalam Negri
2. Ijin dan keanggotaan dari Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia (APLI)
3. Ijin dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (POM)
4. Ijin Direktorat Jendral Pelayanan Kefarmasian Dan Alat Kesehatan
5. Sertifikat Halal Dari Majelis Ulama Indonesia
6. Ijin dari Ministry Of Domestic Trade And Consumer Affairs Malaysia
7. Sertifikat Halal dari Majelis Agama Islam Selangor Malaysia
8. Sertifikat BestBrand International Award
9. dan masih banyak lainnya yang dapat anda lihat di situs resmi K-Link International

Visi K-Link :
“Mengubah konsumsi produk kesehatan bulanan kita menjadi bisnis yang menguntungkan melalui pengaruh bisnis jaringan”

Misi K-Link:
“Membentuk jaringan pemasaran international yang sesuai dengan komitmen dan tanggung jawab K-Link kepada para konsumen, distributor, pemilik, pemegang saham, mitra perusahaan dan masyarakat”

Untuk menjalankan visi dan misi tersebut, K-Link menyediakan produk-produk yang unik dan berkualitas, karena kesehatan adalah harta yang paling berharga.

Banyak sekali orang yang telah membuktikan khasiat dari produk K-Link dan telah memberikan testimonialnya, silakan lihat selengkapnya di sini atau anda bisa memperoleh buku testimonial di kantor stokist K-Link setempat.

80% Produk K-Link bisa didemokan langsung di hadapan anda, dan khasiatnya lebih cepat terasa. Untuk melihat demo produk K-Link anda bisa datang ke kantor Stokist K-Link di tempat anda, biasanya ada acara B.O.P (Business Orientation Presentation) dan Produk Talk yang rutin setiap minggu diadakan oleh K-Link melalui stokistnya di kota anda. Pembicaranya semuanya adalah orang yang sudah mencoba dan membuktikan khasiat produk K-Link dan juga termasuk dokter dan apoteker sebagai narasumbernya.

Produk K-Link harganya terjangkau semua lapisan masyarakat, dan mudah diperoleh di berbagai tempat di kota anda melalui Stokist dan Mobile Stokist yang tersebar sampai ke kecamatan dan kelurahan.

Daftar Kota Lokasi Kantor Stokist K-Link di Indonesia

Di bawah ini kota-kota dimana kantor Stokist K-Link dapat anda temukan, disana anda dapat memperoleh produk-produk K-Link, dan informasi lainnya yang anda butuhkan :

Ambon, Batam, Bali-Kuta, Balikpapan, Bandar lampung, Banda Aceh, Bogor, Bandung, Banjarbaru, Banjarmasin, Bekasi-Kalimalang, Bekasi-Pondok Gede, Bukittinggi, Bengkulu, Berau-Kaltim, Bontang-Kaltim, Cirebon, Cikarang, DI.Yogyakarta, Jakarta-Pondok Kelapa, Jakarta-Mangga Dua, Depok-Margonda, Jombang, Jember, Kefamenanu-NTT, Kendari, Kupang-NTT, Karawang, Jambi, Langowan-Minahassa, Magelang, Makasar, Manado, Mataram, Maumere-NTT, Malang, Medan, Padang, Palembang, Palu, Pontianak, Pekanbaru, Pemalang, Pekalongan, Purwokerto, Semarang, Samarinda, Surabaya, Sangatta-Kaltim, Sungai Liat-Bangka, Sukabumi, Solo, Sorong-Irian, Tangerang, Tasikmalaya, Timika Papua, Ternate

Di masing-masing kota di atas juga terdapat Mobile Stokist yang jumlahnya puluhan bahkan ratusan, daftar mobile stokist ini dapat anda peroleh di kantor stokist setempat. Mobile stokist ini bentuk kecil dari stokist k-link yang ada di perumahan.



SEHAT DENGAN K-LINK

Kita mengetahui bahwa banyak sekali faktor yang mempengaruhi kesehatan manusia , bahkan ada sebuah statistik dari WHO yang menggambarkan bahwa di dunia hanya 15% orang yang benar-benar sakit dan harus dirawat di rumah sakit, 15% lagi adalah orang yang benar-benar sehat, dan 60% selebihnya adalah orang yang sehat tetapi gampang terserang penyakit, yaitu contohnya seperti saya dan anda yang mudah terkena flu, masuk angin, pusing dan lain sebagainya.

Kesehatan manusia dipengaruhi oleh 6 faktor yaitu :


Udara

Air

Makanan & Minuman

Keseimbangan Emosi

Olahraga
Teratur

Istirahat
Cukup

apabila ke enam faktor tersebut terganggu atau bermasalah maka otomatis kesehatan kita juga akan terganggu , mau atau tidak mau, sadar atau tidak kita hidup dizaman penuh polusi dari zat kimia baik itu air, udara maupun makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari.

Untuk itu K-Link international Sdn, Bhd atau untuk yang di Indonesia PT. K-Link Nusantara hadir di tengah-tengah masyarakat untuk membantu mengatasi masalah kesehatan anda dan keluarga.

K-LINK SEHAT JASMANI, SEHAT FINANSIAL


K-LINK BISNIS MENJANJIKAN, K-link adalah bisnis untuk keluarga yang ingin sehat baik jasmani, rohani maupun secara finansial. Bagi anda yang saat ini memiliki sanak familiy yang sedang menderita penyakit kronis, K-link adalah jawabannya. Bagi anda yang ingin bebas finansial, K-link adalah kuncinya. Dimanapun anda berada, jika anda tertarik untuk mengetahui lebih dalam tentang bisnis k-link yang alhamdulillah banyak mengurangi pengangguran terdidik di indonesia, anda bisa datang ke stockis center k-link dikota anda, dan anda bisa mengikuti kegiatan disana yang diadakan rutin setiap minggu, alamatnya lihat disini http://www.k-link.co.id/branch.php

Sebaiknya acara yang tepat untuk pertama kali anda ikuti adalah GrandBOP anda bisa bertanya di stockis k-link dikota anda kapan acara GrandBOP terdekat atau anda bisa melihat jadwal acara k-link yang selalu update setiap bulan di internet klik disini http://www.k-link.co.id/schedule.php

Anda tertarik untuk bergabung!!, anda bisa membeli starterkit di stockist center k-link dikota anda. ketika anda mengisi formulir anda bisa minta bantuan kepada petugas stockis untuk membantu anda dan jangan lupa untuk mengisi kolom sponsor dengan Nama : SRIYADI, Kode Sponsor IDJKID045399

jika ada yang masih ingin anda tanyakan tentang k-link anda bisa call saya di 081808327654 saya akan memberitahu cara bagaimana anda bisa berpenghasilan seperti saya bahkan bisa lebih, Masa depan anda tergantung pilihan anda hari ini...

Selamat Mengambil Keputusan


Anda juga bisa masuk di forum k-link untuk mencari tahu tentang k-link di http://forum.k-link.co.id/index.php

Jika anda tertarik untuk melihat-lihat produk-produk k-link yang unik dan alhamdulillah sudah banyak digunakan orang, baik dari kalangan masyarakat biasa, kedokteran, intelektual, sampai kepada pejabat pemerintahan, anda bisa klik di http://www.k-link.co.id/ kemudian pilih menu produk.

kesempatan adalah bagi mereka yang melihatnya, dan kesuksesan diperoleh bagi mereka yang setia pada prosesnya

K-LINK BISNIS MENJANJIKAN

Motivasi sangat penting dalam hidup kita. Begitu juga dalam menjalankan bisnis, tanpa motivasi maka bisnis kita tidak akan maksimal.

Tentukan tujuan yang akan anda capai, mungkin terlalu muluk-muluk, akan tetapi dalam menentukan tujuan kita memang dituntut muluk-muluk, karena mimpi kita merupakan bagian dari doa dan Insya Allah akan dapat terwujud.

Mulai tentukan tujuan kita,

* Ingin Punya Rumah ?
* Ingin Punya Mobil ?
* Ingin Melunasi Hutang ?
* Ingin Liburan Keluar Negeri ?
* Ingin Kerja Sampingan ?
* Ingin Penghasilan Besar ?
* atau keinginan Anda yang lain ?

Setelah menentukan tujuan kita, maka yang harus kita cari adalah alat untuk mencapai tujuan kita. Salah satu alat yang dapat kita gunakan untuk mencapai tujuan kita adalah K-Link, dengan rendah hati bisa kita katakan ini bukan jaminan, tergantung dari sikap kita dalam menjalankan bisnis ini, dengan mempunyai alat maka kemungkinan tujuan yang kita harapkan akan bisa tercapai. Meski kita mempunyai banyak alat, tanpa keseriusan dalam menjalankan niscaya tujuan kita tidak akan tercapai.

Mengapa K-Link kita pilih sebagai alat ?

Ada beberapa jawaban yang dapat kita dapatkan :

* Sesuai slogan K-Link " Your Global Link" bisnis ini benar-benar global, keanggotaan anda bisa digunakan di seluruh negara cabang K-Link di seluruh dunia.
* Anda bisa mereferensikan/mensponsori siapa saja secara online/offline ke seluruh dunia.
* Perwakilan K-Link sampai saat ini sudah mencapai 54 negara, dan masih banyak negara yang belum mengenal K-Link. Anda berkesempatan mensponsori orang di negara - negara yang belum mengenal K-Link untuk membeli hak pemasaran K-System yang diterapkan K-Link di setiap negara dan anda berpotensi menjadi sponsor leader di negara tersebut.
* K-LINK selalu mencari produk-produk terbaik dunia, langsung dari pioneer/penemunya dan membeli hak pemasarannya melalui jaringan K-System yang diterapkan di K-LINK, sehingga produk K-LINK selalu yang terdepan, inovatif, dan berkualitas.
* Sebagai distributor K-LINK. Anda tidak perlu menipu untuk bisa menjual produk-produk K-LINK. Karena produk yang akan bicara, "produk yang akan membuktikan khasiatnya !" Karenanya Anda akan merasa bangga sebagai distributor K-LINK dengan produknya yang bermutu, berkualitas, sehat dan aman.
* Sistem perhitungan bonus yang tidak menuntut keseimbangan seperti yang biasa diterapkan dalam sistem direct selling lain.
* Biaya pendaftaran member yang terjangkau. biaya pendaftaran saat ini Rp 190.000,- (Seratus Sembilan Puluh Ribu Rupiah) anda sudah mendapatkan starter kit lengkap yang berisi modul, buku, brosur-brosur, 4 VCD berisi demo produk, presentasi, kesaksian/testimoni, dan advertisement product, 4 buah kaset pelatihan, bonus produk senilai kurang lebih 100 ribu, yang dikemas dalam tas eksklusif.
* Anda tidak perlu seorang ahli marketing untuk bisa memasarkan product K-LINK, karena produk K-LINK lah yang akan banyak membantu anda bicara.

Keuntungan Memilih Bergabung :

* Hemat Waktu Anda adalah orang yang sibuk bekerja di perusahaan, masih kuliah atau jarang keluar rumah? Cukup dengan kemampuan anda menggunakan internet, mengirim email, aktif dalam forum diskusi online. Anda sudah bisa mengundang orang, melakukan promosi, pengenalan produk, tanpa perlu banyak campur tangan ataupun menyita waktu anda. ngenet.com akan menggantikan tugas anda melakukan semuanya.
* File-file/Fasilitas Pendukung di member area yang lengkap dan sulit anda temukan di tempat lain
* Dukungan Offline & Online. Untuk komunikasi yang cepat, hemat waktu dan praktis. Selain dukungan dengan tatap muka langsung anda akan mendapatkan support secara online terus menerus.
* Point (BV). Order online Produk K-LINK dan setiap konsumen yang membeli produk secara online atas referensi anda, maka point (BV) akan masuk menjadi milik Anda.
Untuk menguatkan jaringan, dan perolehan bonus yang maksimal, disarankan untuk membagi point (BV) kepada downline-downline dibawah Anda.
* Support Team yang solid

K-Link memungkinkan untuk kita jadikan alat untuk mendapatkan mimpi-mimpi kita, jangan tunda lagi untuk bergabung dengan K-Link dan kerjakan secara serius, karena sistem di K-Link memunkinkan untuk itu semua.

ANAK MUDA INDONESIA DENGAN PENUH INSPIRASI


Jumat sore (28/12), suasana Institut Pertanian bogor (IPB), terlihat lengang. Tidak ada geliat aktivitas proses belajar mengajar. Maklum hari itu, hari tenang mahasiswa untuk ujian akhir semester (UAS). Saat Realita melangkahkah kaki ke gedung Rektorat, terlihat sosok pemuda berperawakan kecil dari kejauhan langsung menyambut kedatangan Realita. Dialah Elang Gumilang (22), seorang wirausaha muda yang peduli dengan kaum miskin. Sambil duduk di samping gedung Rektorat, pemuda yang kerap disapa Elang ini, langsung mengajak Realita ke perumahannya yang tak jauh dari kampus IPB. Untuk sampai ke perumahan tersebut hanya membutuhkan waktu 15 menit dengan menggunakan kendaraan roda empat. Kami berhenti saat melewati deretan rumah bercat kuning tipe 22/60. Rupanya bangunan yang berdiri di atas lahan 60 meter persegi itu adalah perumahan yang didirikannya yang diperuntukan khusus bagi orang-orang miskin. Setelah puas mengitari perumahan, Elang mengajak Realita untuk melanjutkan obrolan di kantornya.

Elang sendiri merupakan anak pertama dari tiga bersaudara pasangan H. Enceh (55) dan Hj. Prianti (45). Elang terlahir dari keluarga yang lumayan berada, yaitu ayahnya berprofesi sebagai kontraktor, sedangkan ibunya hanya ibu rumah tangga biasa. Sejak kecil orang tuanya sudah mengajarkan bahwa segala sesuatu diperoleh tidak dengan gratis. Orang tuanya juga meyakinkan bahwa rezeki itu bukan berasal dari mereka tapi dari Allah SWT..

Ketika duduk di bangku Sekolah Dasar Pengadilan 4, Bogor, Elang sudah mengikuti berbagai perlombaan dan bahkan ia pernah mengalahkan anak SMP saat lomba cerdas cermat. Karena kepintarannya itu, Elang pun menjadi anak kesayangan guru-gurunya.

Begitu pula ketika masuk SMP I Bogor, SMP terfavorit di kabupaten Bogor, Elang selalu mendapatkan rangking. Pria kelahiran Bogor, 6 April 1985 ini mengaku kesuksesan yang ia raih saat ini bukanlah sesuatu yang instan. “Butuh proses dan kesabaran untuk mendapatkan semua ini, tidak ada sesuatu yang bisa dicapai secara instan,” tegasnya. Jiwa wirausaha Elang sendiri
mulai terasah saat ia duduk di bangku kelas 3 SMA I Bogor, Jawa Barat. Dalam hati, Elang bertekad setelah lulus SMA nanti ia harus bisa membiayai kuliahnya sendiri tanpa menggantungkan biaya kuliah dari orang tuanya. Ia pun mempunyai target setelah lulus SMA harus mendapatkan uang Rp 10 juta untuk modal kuliahnya kelak.

Berjualan Donat.
Akhirnya, tanpa sepengetahuan orang tuanya, Elang mulai berbisnis kecil-kecilan dengan cara berjualan donat keliling. Setiap hari ia mengambil 10 boks donat masing-masing berisi 12 buah dari pabrik donat untuk kemudian dijajakan ke Sekolah Dasar di Bogor. Ternyata lumayan juga. Dari hasil jualannya ini, setiap hari Elang bisa meraup keuntungan Rp 50 ribu. Setelah berjalan beberapa bulan, rupanya kegiatan sembunyi-sembunyiny a ini tercium juga oleh orang tuanya. “Karena sudah dekat UAN (Ujian Akhir
Nasional), orang tua menyuruh saya untuk berhenti berjualan donat. Mereka khawatir kalau kegiatan saya ini mengganggu ujian akhir,” jelas pria pemenang lomba bahasa sunda tahun 2000 se-kabupaten Bogor ini.

Dilarang berjualan donat, Elang justru tertantang untuk mencari uang dengancara lain yang tidak mengganggu sekolahnya. Pada tahun 2003 ketika Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB mengadakan lomba Java Economic Competion se-Jawa, Elang mengikutinya dan berhasil menjuarainya. Begitu pula saat Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI) menyelenggarakan kompetisi Ekonomi, Elang juga berhasil menjadi juara ke-tiga. Hadiah uang yang diperoleh dari setiap perlombaan, ia kumpulkan untuk kemudian digunakan sebagai modal kuliah.

Setelah lulus SMU, Elang melanjutkan kuliah di Fakultas Ekonomi IPB (Institut Pertanian Bogor). Elang sendiri masuk IPB tanpa melalui tes SPMB (Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru, red) sebagaimana calon mahasiswa yang akan masuk ke Perguruan Tinggi Negeri. Ini dikarenakan Elang pernah menjuarai kompetisi ekonomi yang diadakan oleh IPB sehingga bisa masuk tanpa tes. Saat awal-awal masuk kuliah, Elang mendapat musibah yang menyebabkan uang Rp 10 jutanya tinggal Rp 1 juta. Namun Elang enggan memberitahu apa
musibah yang dialaminya tersebut.

Padahal uang itu rencananya akan digunakan sebagai modal usaha. Meski hanya bermodal Rp 1 juta, Elang tidak patah semangat untuk memulai usaha. Uang Rp1 juta itu ia belanjakan sepatu lalu ia jual di Asrama Mahasiswa IPB. Lewat usaha ini, dalam satu bulan Elang bisa mengantongi uang Rp 3 jutaan. Tapi setelah berjalan beberapa tahun, orang yang menyuplai sepatunya entah kenapa mulai menguranginya dengan cara menurunkan kualitas sepatunya. Satu per satu pelanggannya pun tidak mau lagi membeli sepatu Elang. Sejak itu, Elang memutuskan untuk tidak lagi berjualan sepatu.

Setelah tidak lagi berbisnis sepatu, Elang kebingungan mencari bisnis apalagi. Pada awalnya, dengan sisa modal uang bisnis sepatu, rencanaya ia akan gunakan untuk bisnis ayam potong. Tapi, ketika akan terjun ke bisnis ayam potong, Elang justru melihat peluang bisnis pengadaan lampu di kampusnya. “Peluang bisnis lampu ini berawal ketika saya melihat banyak lampu di IPB yang redup. Saya fikir ini adalah peluang bisnis yang menggiurkan,” paparnya. Karena tidak punya modal banyak, Elang menggunakan strategi Ario Winarsis, yaitu bisnis tanpa menggunakan modal. Ario Winarsis sendiri awalnya adalah seorang pemuda miskin dari Amerika Latin, Ario Winarsis mengetahui ada seorang pengusaha tembakau yang kaya raya di Amerika. Setiap hari, ketika pengusaha itu keluar rumah, Ario Winarsis selalu melambaikan tangan ke pengusaha itu. Pada awalnya pengusaha itu tidak memperdulikannya. Tapi karena Ario selalu melambaikan tangan setiap hari, pengusaha tembakau itu menemuinya dan mengatakan, “Hai pemuda, kenapa kamu selalu melambaikan tangan setiap saya ke luar rumah?” Pemuda miskin itu lalu menjawab, “Saya punya tembakau kualitas bagus. Bapak tidak usah membayar dulu, yang penting saya dapat PO dulu dari Bapak.” Setelah mendengar jawaban dari pemuda itu, pengusaha kaya itu lalu membuatkan tanda tangan dan stempel kepada pemuda tersebut. Dengan modal stempel dan tanda tangan dari pengusaha Amerika itu, pemuda tersebut pulang dan mengumpulkan hasil tembakau di kampungnya untuk di jual ke Amerika lewat si pengusaha kaya raya itu. Maka, jadilah pemuda itu orang kaya raya tanpa modal.

Begitupula Elang, dengan modal surat dari kampus, ia melobi ke perusahaan lampu Philips pusat untuk menyetok lampu di kampusnya. “Alhamdulillah proposal saya gol, dan setiap penjualan saya mendapat keuntungan Rp 15 juta,” ucapnya bangga.

Tapi, karena bisnis lampu ini musiman dan perputaran uangnya lambat, Elang mulai berfikir untuk mencari bisnis yang lain. Setelah melihat celah di bisnis minyak goreng, Elang mulai menekuni jualan minyak goreng ke warung-warung. Setiap pagi sebelum berangkat kuliah, ia harus membersihkan puluhan jerigen, kemudian diisi minyak goreng curah, dan dikirim ke warung-warung Pasar Anyar, serta Cimanggu, Bogor. Setelah selesai mengirim minyak goreng, ia kembali ke kampus untuk kuliah. Sepulang kuliah, Elang kembali mengambil jerigen-jerigen di warung untuk diisi kembali keesokan harinya. Tapi, karena bisnis minyak ini 80 persen menggunakan otot, sehingga mengganggu kuliahnya. Elang pun memutuskan untuk berhenti berjualan. “Saya sering ketiduran di kelas karena kecapain,” kisahnya.

Elang mengaku selama ini ia berbisnis lebih banyak menggunakan otot dari pada otak. Elang berkonsultasi ke beberapa para pengusaha dan dosennya untuk minta wejangan. Dari hasil konsultasi, Elang mendapat pencerahan bahwa berbisnis tidak harus selalu memakai otot, dan banyak peluang-peluang bisnis yang tidak menggunakan otot.

Setelah mendapat berbagai masukan, Elang mulai merintis bisnis Lembaga Bahasa Inggris di kampusnya. “Bisnis bahasa Inggris ini sangat prospektif apalagi di kampus, karena ke depan dunia semakin global dan mau tidak mau kita dituntut untuk bisa bahasa Inggris,” jelasnya. Adapun modalnya, ia patungan bersama kawan-kawannya. Sebenarnya ia bisa membiayai usaha itu sendiri, tapi karena pegalaman saat jualan minyak, ia memutuskan untuk mengajak teman-temannya. Karena lembaga kursusnyanya ditangani secara profesional dengan tenaga pengajar dari lulusan luar negeri, pihak Fakultas Ekonomi mempercayakan lembaganya itu menjadi mitra.

Karena dalam bisnis lembaga bahasa Inggris Elang tidak terlibat langsung dan hanya mengawasi saja, ia manfaatkan waktu luangnya untuk bekerja sebagai marketing perumahan. “Saya di marketing tidak mendapat gaji bulanan, saya hanya mendapatkan komisi setiap mendapat konsumen,” ujarnya.

Bangun Rumah Orang Miskin. Di usianya yang relatif muda, pemuda yang tak suka merokok ini sudah menuai berbagai keberhasilan. Dari hasil usahanya itu Elang sudah mempunyai rumah dan mobil sendiri. Namun di balik keberhasilannya itu, Elang merasa ada sesuatu yang kurang. Sejak saat itu ia mulai merenungi kondisinya. “Kenapa kondisi saya begini, padahal saya di IPB hanya tinggal satu setengah tahun lagi. Semuanya saya sudah punya, apalagi yang saya cari di dunia ini?” batinnya.

Setelah lama merenungi ketidaktenangannya itu, akhirnya Elang mendapatkan jawaban. Ternyata selama ini ia kurang bersyukur kepada Tuhan. Sejak saat itulah Elang mulai mensyukuri segala kenikmatan dan kemudahan yang diberikan oleh Tuhan. Karena bingung mau bisnis apalagi, akhirnya Elang shalat istikharah minta ditunjukkan jalan. “Setelah shalat istikharah, dalam tidur saya bermimpi melihat sebuah bangunan yang sangat megah dan indah di Manhattan City, lalu saya bertanya kepada orang, siapa sih yang membuat bangunan megah ini? Lalu orang itu menjawab, “Bukannya kamu yang membuat?” Setelah itu Elang terbangun dan merenungi maksud mimpi tersebut. “Saya pun kemudian memberanikan diri untuk masuk ke dunia properti,” ujarnya.

Pengalaman bekerja di marketing perumahan membuatnya mempunyai pengetahuan di dunia properti. Sejak mimpi itu ia mulai mencoba-coba ikut berbagai tender. Tender pertama yang ia menangi Rp 162 juta di Jakarta yaitu membangun sebuah Sekolah Dasar di daerah Jakarta Barat. Sukses menangani sekolah membuat Elang percaya diri untuk mengikuti tender-tender yang lebih besar. Sudah berbagai proyek perumahan ia bangun.

Selama ini bisnis properti kebanyakan ditujukan hanya untuk orang-orang kaya atau berduit saja. Sedangkan perumahan yang sederhana dan murah yang terjangkau untuk orang miskin jarang sekali pengembang yang peduli. Padahal di Indonesia ada 70 juta rakyat yang masih belum memiliki rumah. Apalagi rumah juga merupakan kebutuhan yang sangat primer. Sebagai tempat berteduh dan membangun keluarga. “Banyak orang di Indonesia terutama yang tinggal di kota belum punya rumah, padahal mereka sudah berumur 60 tahun, biasanya kendala mereka karena DP yang kemahalan, cicilan kemahalan, jadi sampai sekarang mereka belum berani untuk memiliki rumah,” jelasnya.

Dalam hidupnya, Elang ingin memiliki keseimbangan dalam hidup. Bagi Elang, kalau mau kenal orang maka kenalilah 10 orang terkaya di Indonesia dan juga kenal 10 orang termiskin di Indonesia. Dengan kenal 10 orang termiskin dan terkaya, akan mempunyai keseimbangan dalam hidup, dan pasti akan melakukan sesuatu untuk mereka. Melihat realitas sosial seperti itu, Elang terdorong untuk mendirikan perumahan khusus untuk orang-orang ekonomi ke bawah. Maka ketika ada peluang mengakuisisi satu tanah di desa Cinangka kecamatan Ciampea, Elang langsung mengambil peluang itu. Tapi, karena Elang tidak punya banyak modal, ia mengajak teman-temannya yang berjumlah 5 orang untuk patungan. Dengan modal patungan Rp 340 juta, pada tahun 2007 Elang mulai membangun rumah sehat sederhana (RSS) yang difokuskan untuk si miskin berpenghasilan rendah. Dari penjualan rumah yang sedikit demi sedikit itu. Modalnya Elang putar kembali untuk membebaskan lahan di sekitarnya. Rumah bercat kuning pun satu demi satu mulai berdiri.

Elang membangun rumah dengan berbagai tipe, ada tipe 22/60 dan juga tipe 36/72. Rumah-rumah yang berdiri di atas lahan 60 meter persegi tersebut ditawarkan hanya seharga Rp 25 juta dan Rp 37 juta per unitnya. “Jadi, hanya dengan DP Rp 1,25 juta dan cicilan Rp 90.000 ribu per bulan selama 15 tahun, mereka sudah bisa memiliki rumah,” ungkapnya.

Karena modalnya pas-pasan, untuk media promosinya sendiri, Elang hanya mengiklankan di koran lokal. Karena harganya yang relatif murah, pada tahap awal pembangunan langsung terjual habis. Meski harganya murah, tapi fasilitas pendukung di dalamnya sangat komplit, seperti Klinik 24 jam, angkot 24 jam, rumah ibadah, sekolah, lapangan olah raga, dan juga dekat
dengan pasar. Karena rumah itu diperuntukkan bagi kalangan ekonomi bawah, kebanyakan para profesi konsumennya adalah buruh pabrik, staf tata usaha (TU) IPB, bahkan ada juga para pemulung.

Sisihkan 10 Persen.
Dengan berbagai kesuksesan di usia muda itu, Elang tidak lupa diri dengan hidup bermewah-mewahan, justru Elang semakin mendekatkan diri kepada Tuhan. Salah satu wujud rasa syukur atas nikmatnya itu, dalam setiap proyeknya, ia selalu menyisihkan 10 persen untuk kegiatan amal. “Uang yang 10 persen itu saya masukkan ke BMT (Baitul Mal Wa Tanwil/tabungan) pribadi, dan saya alokasikan untuk membantu orang-orang miskin dan orang yang kurang modal,” bebernya. Bagi Elang, materi yang saat ini ia miliki ada hak orang miskin di dalamnya yang musti dibagi. Selain menyisihkan 10 persen dari hasil proyeknya, Elang juga memberikan sedekah mingguan, bulanan, dan bahkan tahunan kepada fakir miskin.

Bagi Elang, sedekah itu tidak perlu banyak tapi yang paling penting adalah kontinuitas dari sedekah tersebut. Meski jumlahnya kecil, tapi jika dilakukan secara rutin, itu lebih baik daripada banyak tapi tidak rutin.

Elang sendiri terbilang sebagai salah satu sosok pengusaha muda yang sukses dalam merintis bisnis di tanah air. Prestasinya patut diapresiasi dan dijadikan suri tauladan bagi anak-anak muda yang lain. Bagi Elang, semua anak muda Indonesia bisa menjadi orang yang sukses, karena kelebihan manusia dengan ciptaan mahkluk Tuhan yang lain adalah karena manusia diberi akal.
Dan, ketika manusia lahir ke dunia dan sudah bisa mulai berfikir, manusia itu seharusnya sudah bisa mengarahkan hidupnya mau dibawa kemana. “Kita hidup ibarat diberi diary kosong. Lalu, tergantung kitanya mau mengisi catatan hidup ini. Mau hura-hurakah? Atau mau mengisi hidup ini dengan sesuatu yang bermanfaat bagi yang lain,” ucapnya berfilosof. Ketika seseorang sudah bisa menetapkan arah hidupnya mau dibawa kemana, tinggal orang itu mencari kunci-kunci kesuksesannya, seperti ilmu dan lain sebagainya.

Menjaga Masjid.
Adapun kunci kesuksesan Elang sendiri berawal dari perubahan gaya hidupnya saat kuliah semester lima. Pada siang hari, Elang bak singa padang pasir. Selain kuliah, ia juga menjalankan bisnis mencari peluang-peluang bisnis baru, negosiasi, melobi, dan sebagainya. Namun ketika malam tiba, ia harus menjadi pelayan Tuhan, dengan menjadi penjaga Masjid. “Setiap malam dari semester lima sampai sekarang saya tinggal di Masjid yang berada dekat terminal Bogor. Dari mulai membersihkan Masjid, sampai mengunci, dan membukakan pintu pagar untuk orang-orang yang akan shalat Shubuh, semua saya lakukan,” ujarnya merendah.

Elang mengaku ketika menjadi penjaga Masjid ia mendapat kekuatan pemikiran yang luar biasa. Bagi Elang, Masjid selain sebagai sarana ibadah, juga tempat yang sangat mustajab untuk merenung dan memasang strategi. “Dalam halaman masjid itu juga ada pohon pisang dan di sampingnya gundukan tanah. Saya anggap itu adalah kuburan saya. Ketika saya punya masalah saya merenung kembali dan kata Nabi, orang yang paling cerdas adalah orang yang mengingat mati,” ujarnya.

Ikut Lomba Wirausaha Muda Mandiri Karena Tukang Koran “Ghaib”
Elang semakin dikenal khalayak luas ketika berhasil menjadi juara pertama diajang lomba wirausaha muda mandiri yang diadakan oleh sebuah bank belum lama ini. Keikutsertaan Elang dalam lomba tersebut sebenarnya berkat informasi dari koran yang ia dapatkan lewat tukang koran “ghaib”. Kenapa “ghaib”?, sebab setelah memberi koran, tukang koran itu tidak pernah kembali lagi padahal sebelumnya ia berjanji untuk kembali lagi.

Peristiwa aneh itu terjadi saat ia sedang mencuci mobil di depan rumahnya. Tiba-tiba saja ada tukang koran yang menawarkan koran. Karena sudah langganan koran, Elang pun menolak tawaran tukang koran itu dengan mengatakan kalau ia sudah berlangganan koran. Tapi anehnya musti sudah mengatakan demikian, si tukang koran itu tetap memaksa untuk membelinya, karena elang tidak mau akhirnya si tukang koran itu memberikan dengan cuma-cuma kepada elang dan berjanji akan kembali lagi keesokan harinya. Karena diberi secara cuma-cuma, akhirnya Elang pun mau menerimanya.

Setelah selesai mencuci mobil, Elang langsung menyambar koran pemberian tukang koran tadi. Setelah membaca beberapa lembar, Elang menemukan satu pengumuman lomba wirausaha muda mandiri. Merasa sebagai anak muda, ia tertantang untuk mengikuti lomba tersebut. Elang pun membawa misi bahwa wirausaha bukan teori melainkan ilmu aplikatif. Saat lolos penjaringan dan dikumpulkan di Hotel Nikko Jakarta, Elang bertemu dengan seorang Bapak yang anaknya sedang sakit keras di pinggir jalan bundaran Hotel Indonesia. Elang merasa ada dua dunia yang sangat kontras, di satu sisi ada orang tinggal di hotel mewah dan makan di restoran, tapi di sisi lain ada orang yang tinggal di jalanan. Akhirnya, pada malam penganugerahan, tim juri memutuskan Elanglah yang menjadi juaranya. Padahal kalau diukur secara omset, pendapatannya berbeda jauh dengan para pengusaha lainnya.

Dari Juara I Wirausaha itu, Elang membawa hadiah sebesar Rp 20 juta, ditambah tawaran kuliah S2 di Universitas Indonesia. Melalui lomba itu, terbukalah jalan cerah bagi Elang untuk menapaki dunia wirausaha yang lebih luas.

Ingin Membawahi Perusahaan yang Mempekerjakan 100 Ribu Orang
Perjalanan Elang dalam merintis bisnis properti, tidak selamanya berjalan mulus. Pada awal-awal merintis bisnis ini, ia banyak sekali mengalami hambatan, terutama ketika akan meminjam modal dari Bank. Sebagai mahasiswa biasa, tentunya perbankan merasa enggan untuk memberikan modal. Padahal, prospek bisnis properti sangat jelas karena setiap orang pasti membutuhkan rumah. “Beginilah jadi nasib orang muda, susah orang percaya. Apalagi perbankan. Orang bank bilang lebih baik memberikan ke tukang gorengan daripada ke mahasiswa,” ungkapnya.

Meski sering ditolak bank pada awal-awal usahanya, Elang tidak pernah patah semangat untuk berbisnis. Baginya, kalau bank tidak mau memberi pinjaman, masih banyak orang yang percaya dengan anak muda yang mau memberi pinjaman. Terbukti dengan hasil jerih payahnya selama ini sehingga bisa berjalan.

Ada banyak impian yang ingin diraih Elang, di antaranya membentuk organisasi Maestro Muda Indonesia dan membawahi perusahaan yang mempekerjakan karyawan 100 ribu orang. Motivasi terbesar Elang dalam meraih impian tersebut adalah ingin menjadi tauladan bagi generasi muda, membantu masyarakat sekitar, dan meraih kemuliaan dunia serta akhirat.

Pesan Moral

  • Setiap orang tergadai dengan apa yang dilakukannya. Jika baik maka balasan baik akan datang. Jika buruk maka cepat atau lambat akan datang juga keburukan tersebut.
  • Rezeki yang diperoleh dengan halal akan memberikan keberkahan dan ketenangan dalam hidup
  • Libatkan Allah di setiap awal dan akhir dari proses ikhtiar. Pasrah - Ikhtiar - Tawakal/Pasrah
ELANG GUMILANG ADALAH ELANG MUDA INDONESIA YANG MEMBANGUN PEREKONOMIAN BERBASIS KERAKYATAN....AYO KAWAN IKUTI LANGKAHNYA...BANGUN INDONESIA BANGUN RAKYATNYA..

SUMBER :http://isal.wordpress.com/2008/07/04/ayo-nak-contohlah-apa-yang-dilakuan-elang-gimilang/